Jumat, 06 Agustus 2010

SABUN TRANSPARAN SMTI PONTIANAK


Telah dilakukan pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dan sabun transparan dengan uji mutunya. VCO dibuat dari bahan dasar buah kelapa dengan metode pemanasan bertingkat (berkali-kali) pada suhu 60oC – 75oC. Buah kelapa yang telah diparut ditambahkan air dan diperas menghasilkan santan. Santan dimasukan dalam corong pemisah dan didiamkan selama ± 1 jam. Lapisan krim yang didapat dipanaskan menggunakan hot plate pada suhu 55oC – 75oC hingga diperoleh blondo (ampas minyak berwarna putih) dan VCO jernih. VCO disaring menggunakan kertas saring lalu dipanaskan dalam water bath pada suhu 60oC – 75oC selama ± 30 menit. Kemurnian VCO dapat ditunjukkan dengan warna jernih kekuningan dan beraroma khas kelapa. VCO yang telah dihasilkan dijadikan sebagai bahan dasar pada pembuatan sabun transparan. Proses pembuatan sabun transparan diperoleh dengan cara memanaskan minyak dalam gelas kimia 250 mL dia atas hot plate yang dilengkapi magnetic strirrer hingga homogen pada suhu 60oC – 75oC. Membuat larutan NaOH, larutan gula, gliserin, TEA, alkohol masing-masing dalam gelas kimia 100 mL. Memasukan larutan  NaOH ke dalam minyak dengan menjaga temperatur 60oC dengan diaduk menggunakan magnetic strirrer hingga homogen ± 10 menit. Tambahkan asam stearat yang telah dipanaskan ke dalam larutan sabun dan masukan larutan gula, gliserin, TEA dan alkohol pada campuran serta pewarna dan pewangi secukupnya diaduk dan jaga temperaturnya. Dari hasil analisis mutu VCO diperoleh VCO berwarna jernih kekuningan beraroma khas kelapa dengan massa jenis sebesar 0,91 gr/mL. Dari hasil perhitungan kadar Asam Lemak Bebas (FFA) sebesar 0,013 %. Berdasarkan hasil uji mutu sabun transparan diperoleh sabun berwarna bening transparan dengan nilai pH sebesar 8.

7 komentar:

  1. Telah dilakukan pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dan sabun transparan dengan uji mutunya. VCO dibuat dari bahan dasar buah kelapa dengan metode pemanasan bertingkat (berkali-kali) pada suhu 60oC – 75oC. Buah kelapa yang telah diparut ditambahkan air dan diperas menghasilkan santan. Santan dimasukan dalam corong pemisah dan didiamkan selama ± 1 jam. Lapisan krim yang didapat dipanaskan menggunakan hot plate pada suhu 55oC – 75oC hingga diperoleh blondo (ampas minyak berwarna putih) dan VCO jernih. VCO disaring menggunakan kertas saring lalu dipanaskan dalam water bath pada suhu 60oC – 75oC selama ± 30 menit. Kemurnian VCO dapat ditunjukkan dengan warna jernih kekuningan dan beraroma khas kelapa. VCO yang telah dihasilkan dijadikan sebagai bahan dasar pada pembuatan sabun transparan. Proses pembuatan sabun transparan diperoleh dengan cara memanaskan minyak dalam gelas kimia 250 mL dia atas hot plate yang dilengkapi magnetic strirrer hingga homogen pada suhu 60oC – 75oC. Membuat larutan NaOH, larutan gula, gliserin, TEA, alkohol masing-masing dalam gelas kimia 100 mL. Memasukan larutan NaOH ke dalam minyak dengan menjaga temperatur 60oC dengan diaduk menggunakan magnetic strirrer hingga homogen ± 10 menit. Tambahkan asam stearat yang telah dipanaskan ke dalam larutan sabun dan masukan larutan gula, gliserin, TEA dan alkohol pada campuran serta pewarna dan pewangi secukupnya diaduk dan jaga temperaturnya. Dari hasil analisis mutu VCO diperoleh VCO berwarna jernih kekuningan beraroma khas kelapa dengan massa jenis sebesar 0,91 gr/mL. Dari hasil perhitungan kadar Asam Lemak Bebas (FFA) sebesar 0,013 %. Berdasarkan hasil uji mutu sabun transparan diperoleh sabun berwarna bening transparan dengan nilai pH sebesar 8.

    BalasHapus
  2. iye ke siti yang buat yang bener tuch

    BalasHapus
  3. iyalah kan sudah kursus mumpung ada dukune....

    BalasHapus
  4. mo tanya nie...untuk ukuran berat komposisi per bahan tolong donk kasih tau...

    BalasHapus
  5. boleh donk bagi bagi ukuran resep sabun transparan

    BalasHapus
  6. saya juga mau resep dan komposisi masing -masing bahan. my_cutie_molly@yahoo.com trima kasih..

    BalasHapus